Pada saat ini
mungkin ada hal hal yang membelenggu pikiran kita sehingga kita belum
dapat meraih cita-cita . Saya yakin setiap orang mempunyai masalah
maupun rejeki sendiri – sendiri . Meskipun masalah tidak mengenal hari libur, tapi itu bukan menjadi masalah sebab Tuhan tidak pernah tertidur.
Kesempatan ini
saya akan bercerita dengan harapan cerita ini bisa menjadi motivasi
buat kita hari ini. Memang cerita ini pernah atau bahkan sering di
sampaikan ( di tulis ) banyak motivator karena banyak orang yang suka
dan menemukan makna tersirat dari yang tersurat dalam cerita ini
Saya yakin
anda pernah mendengar atau melihat binatang yang bernama GAJAH .
Binatang yang punya badan besar, yang punya kekuatan besar . Gajah juga
mempunyai otak seberat 5 kilogram, paling berat di antara makhluk darat
yang hidup saat ini. Otak gajah memiliki kemampuan unik, ia bisa
memancarkan kesedihan, membuat musik, menciptakan seni, bermain dan
menggunakan alat-alat, memiliki belas kasihan, dan kesadaran diri.
Meskipun besar, gajah bisa berenang nonstop selama 6 jam sepanjang 50
kilometer.
Gajah memiliki kemampuan
untuk mengingat segala-galanya. Ia ingat saat sejak bayi apapun yang ia
lalui, di mana lokasi makanan, di mana keluarga terdekatnya, bahkan
lokasi sungai yang paling dekat. Tapi yang menjadi masalah adalah
mereka (gajah) tidak dapat memilih memory yang bermanfaat dan
tidak bermanfaat. Jika gajah dapat mengendalikan pikirannya, maka bisa
menjadi penguasa hutan yang sangat kuat dan powerful.
Binatang lain yang sangat bertolak belakang dengan gajah, yaitu keledai. Bedanya jika gajah adalah binatang yang tidak dapat men-delete memory, keledai adalah binatang yang tidak dapat menyimpan memory.
Nah ….sekarang
kita alihkan perhatian kita pada Gajah Sirkus . Sejak si gajah masih
kecil,yang memang tenaganya belum begitu kuat dia di ikat dengan rantai.
Gajah kecil itu sulit melepaskan rantai tadi, sehingga ia kesakitan
ketika mencoba lepas dari ikatannya. Setiap kali mencoba lepas, ia
selalu mendapatkan kesakitan. Setelah beberapa kali mencoba melepas
ikatannya namun selalu gagal dan hasilnya hanya rasa sakit. Akhirnya,
Gajah yang seharusnya punya tenaga besar ini memiliki suatu ketakutan yang akhirnya menjadi keyakinan bahwa ia tidak bisa lepas dari rantai itu. Gajah sirkus adalah gajah yang benar benar kehilangan semangat untuk melepaskan ikatan imajinernya.
Setiap orang
sebetulnya punya potensi yang luar biasa, tapi ibarat gajah sirkus
yang diikat dengan rantai pada sebuah pasak bumi yang sebetulnya tidak
terlalu besar namun si gajah tidak mampu berbuat banyak.
Nah….kenyataannya banyak
orang berlaku seperti “gajah sirkus” ini. Terjebak pada kondisi
nyamannya dunia kerja, sehingga ketika akan berbisnis, menimbulkan suatu
kekhawatiran. Banyak orang juga terbelenggu karena trauma… maupun
keyakinan negatif . Seperti yang di rasakan gajah sirkus tadi punya
potensi besar, namun selalu terikat”
Banyak di antara kita
yang merasakan ada hal hal membelenggu pikiran dan diri kita. Bisa
saja belenggu ( rantai ) itu adalah kebodohan, keyakinan negatif ,
kemiskinan, atau keadaan yang tidak mendukung kesuksesan hidupnya.
Terkadang kita menganggap nasib sudah begini adanya. Tidak ada yang bisa merubahnya, padahal
Tuhan memberikan kita bekal yang sama didunia ini. Sungguh besar
karunia Tuhan yang sangat luar biasa ada pada diri kita. Namun, semua
tergantung pada niat dan keteguhan hati apakah kita mau merubah atau
menyerah pada keadaan.
Sesungguhnya kita
telah di berikan karunia yang begitu besar oleh Tuhan untuk mau belajar
dan berusaha ,sebab tidak ada yang tidak mungkin . Kita bisa melepas
“rantai” itu yang membuat kita terbelenggu dan tidak yakin akan masa
depan yang cerah… tetaplah semangat, tetaplah yakin Tuhan memberi jalan
yang terbaik buat kita….
Salam Selaras…. SYAFRINAL 085375422726 Kalau merasa seperti cerita ini KLIK DISINI

